5S – Shine, Standardize, Sustain

SHINE/KEBERSIHAN

Shine, atau yang sering disebut juga dengan Sweep adalah aktivitas yang merujuk pada proses kebersihan dan menjaganya. Untuk memastikan proses kebersihan dijalankan dengan baik, maka harus tools kebersihan harus disediakan. Jadwal kebersihan dibuat, dilengkapi dengan frekuensinya, harian, mingguan, atau bulanan. Hal penting yang perlu ditegaskan adalah, sebelum melakukan proses kebersihan, semua sumber kontaminasi harus di eliminasi terlebih dahulu. Misalkan terdapat kebocoran oli di area kerja yang membuat area kerja menjadi kotor. Sebelum membersihkan oli tersebut, harus dipastikan kebocoran yang ada sudah diperbaiki terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah operator menjadi stress, karena harus melakukan kebersihan yang berlebihan.

Shift leader harus memiliki log book aktivitas kebersihan. Log book ini digunakan sebagai alat untuk melakukan inspeksi. Apabila didapati area kerja tidak sesuai dengan standar bersih, maka yang harus dilakukan adalah menanyakan kepada operator kenapa hal tersebut terjadi. Bukan memarahi operator yang bersangkutan, karena hal ini tidak akan membawa dampak yang positif. Ada kalanya aktivitas kebersihan tidak dilaksanakan karena ketidaktersediaan alat kebersihan, karena terdapa source of contamination yang diluar kemampuan operator untuk memperbaikinya. Pendekatan yang baik menentukan sukses tidaknya implementasi 5S di perusahaan anda.

STANDARISASI

Standarisasi dapat berupa foto standar bersih, aturan tertulis, dan juga cek list. Seperti halnya pada standar warna line mark, hal tersebut dapat dituangkan dalam bentuk memo tertulis yang disertai dengan contoh berupa foto aplikasinya di lapangan. Cek list merupakan bentuk standar yang digunakan sebagai alat untuk melakukan inspeksi.

Seluruh kegiatan aktivitas 5S dapat dituangkan dalam bentuk check list, sehingga akan mudah dipantau apakah seluruh aktivitas 5S diimplementasikan dengan baik atau tidak.

SUSTAIN

Sustain adalah aktivitas mempertahankan. Monitor dari management, assessment/audit dapat digunakan untuk memastikan segala standar 5S dijalankan dengan baik dan benar. Selain itu, level kepala departemen dan kepala divisi juga harus meninjau langsung kelapangan. Memberikan motivasi dengan berbagi kisah sukses dari tempat lain, hal ini dapat membantu operator/karyawan lebih baik dalam mengimplementasikan 5S. Dibeberapa perusahaan bahkan diadakan kompetisi 5S, hali ini sebagai bentuk motivasi kepada karyawanya untuk menjalankan 5S.

Untuk template checklist dan audit score sheet, silahkan kontak penulis dengan meninggalkan jejak di komen.

Perihal Ambar Nugroho
Continuous Improvement Team in PT. Pindo Deli Perawang Mill (APP Group)

One Response to 5S – Shine, Standardize, Sustain

  1. Ping-balik: 5S Methodology | Ambar Nugroho

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: